fbpx

“Salurkan hewan qurban sesuai syariah ke lokasi yang benar-benar membutuhkan”

Sasaran Penerima

kurban 2022 :

Mak Ijah dan Pak Imin, warga asli Kampung Bunisari. Di usia senja, mereka masih bercocok tanam di sawah untuk menyambung hidup. Kehidupan sederhana yang jauh dari kata cukup, seringkali hanya garam dan ikan asin, pelengkap menu makan mereka.
Mak Ijah dan warga Kampung Bunisari belum pernah merasakan nikmat Kurban Sapi di Kampung mereka. “Kalau ada, itu jauh dan ga pernah kebagian, Mak juga ga bisa kalau makan daging kambing. “Mak pengen banget makan daging sapi”. “Pengen dimasak gulai”, ucap Mak dan Abah.

Sisi lain, warga Desa Kertasari sebagian masyarakatnya tidak memiliki akses listrik. Mereka mengandalkan tenaga surya untuk listrik di rumahnya. Akses jalan kerikil dan berbatu, fasilitas kesehatan yang jauh, Sekolah Dasar hanya ada 1 (satu), setiap tahun kurban hanya ada.

Kita sering memakan rendang atau olahan daging sapi lainnya. Namun masih banyak saudara kita yang belum pernah atau jarang merasakannya. Bersama Bakti Pemuda Menebar Kebaikan, hadirkan Kurban dengan menjangkau saudara pelosok.

Dusun Sumberdewo terletak di bawah kaki Gunung Bromo. Tepatnya di Desa Sumberejo, Kec. Poncokusumo, Malang - Jawa Timur.

Termasuk Desa Tertinggal lantaran rata-rata tingkat pendidikan anak di Desa Sumberdewo berpendidikan SD-SMP.

Mayoritas mata pencahariannya petani, buruh sawah/ladang dan pengrajin tusuk bambu. Rata-rata pendapatan mereka Rp25.000,-/hari. 7 kilometer jalan menuju dusun masih setapak dan rusak tanah berbatu.

Selama ini mereka belum pernah mendapat bantuan Kurban. Kondisi ekonomi yang terbatas, membuat warga Dusun Sumberdewo jarang yang bisa menunaikan Kurban.

Panti Asuhan Tuna Netra Raudhatul Makfufin adalah tempat bernaung penyandang tuna netra yang diberdayakan sebagai penghafal Al Qur’an dan pencetak Al Qur’an Braile.

Salah satunya Puja (laki-laki, usia 15thn). Anak yang memiliki disabilitas terkendala penglihatan) tetapi memiliki semangat belajar yg tinggi dan ingin menjadi Hafiz Quran.

Saat senggang puja selalu membawa Al Qur’an braille dan selalu rajin setoran hafalan. Bahkan melebihi dari target hafalan yang diberikan gurunya.

Lain dengan Salwa Zauhari (kelas 7, 13 tahun) asal dari medan yang memiliki disabilitas tapi tetap semangat dan selalu ceria dalam belajar dan mengaji Al Qur’an, saat ini salwa juga sedang membaca juz amma dan bersiap menuju Al Qur’an.

Kurban anda untuk mereka !

Dokumentasi Warga yang akan menerima manfaat

Kenapa harus

kurban ke Pelosok ?

Tidak selalu ada kurban. Jika ada, pembagian kurban tidak merata
Agar kurban tidak terpusat di Kota besar, sehingga masyarakat pelosok dapat menikmati daging kurban
Harapan masyarakat terhadap daging kurban sangat besar