Zakat penghasilan merupakan zakat yang dikeluarkan dari pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin maupun tidak rutin.

Dalam Fatwa MUI, yang dimaksud dengan “penghasilan” adalah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lain yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai atau karyawan, maupub tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Penghujung tahun adalah saat yang baik untuk menunaikan zakat. Karena penghujung tahun merupakan patokan yang mudah diingat untuk haul dari harta benda yang kita miliki. Jika telah terpenuhi yuk segera tunaikan zakatmu…

Bagaimana cara menghitung zakat penghasilan Anda?

Setiap bulan anda dapat tunaikan zakat dari penghasilanmu. Besar Nishab (batas minimum) per bulan setara dengan nilai 1/12 dari 85 gram emas (harga emas pada hari dimana zakat akan ditunaikan), dengan kadar 2,5%.

Apabila penghasilan Anda setiap bulan telah melebihi nilai nishab, zakat penghasilan wajib dikeluarkan.

Jika pendapatan tidak rutin waktu dan jumlahnya, Anda bisa menghitung hasil pendapatan selama 1 tahun, kemudian zakat ditunaikan apabila penghasilan bersihnya sudah cukup nishab (batas minimum) yaitu harga 85 gram emas dengan kadar 2,5%. 

Yuk, tunaikan zakat penghasilan Anda ;
1. Klik Tombol “Zakat Sekarang”
2. Masukkan nominal Zakat
3. Pilih metode pembayaran